PPG DALJAB KATEGORI 2 TAHUN 2022
LK 3.1 Menyusun Best Practices
Menyusun Cerita Praktik Baik (Best Practice) Menggunakan Metode Star (Situasi, Tantangan, Aksi, Refleksi Hasil Dan Dampak)
Terkait Pengalaman Mengatasi Permasalahan Siswa Dalam Pembelajaran
Nama : Laila Fajri, S.Pd.
NIM : E1C222058
Prodi : Bahasa Indonesia
LPTK : Universitas Mataram
|
Lokasi |
SMP Negeri 2 Selong |
|
Lingkup Pendidikan |
Sekolah Menengah Pertama |
|
Tujuan yang ingin dicapai |
Meningkatkan minat baca siswa kelas VII pada pembelajaran teks narasi. |
|
Penulis |
Laila Fajri, S.Pd. |
|
Tanggal |
18 November 2022 |
|
Situasi: Kondisi yang menjadi latar belakang masalah, mengapa praktik ini penting untuk dibagikan, apa yang menjadi peran dan tanggung jawab anda dalam praktik ini.
|
1. Latar Belakang Masalah Pentingnya pengembangan literasi di sekolah menjadi sorotan dunia pendidikan. Hal tersebut menjadi penting karena masih rendahnya minta baca siswa, terutama pada pembelajaran berbasis teks. Berikut beberapa latar belakang munculnya masalah tersebut, antara lain: a. guru kurang memberi motivasi yang menjadikan dirinya sebagai model/contoh yang bisa ditiru oleh siswa untuk rajin membaca, b. orang tua tidak memberikan dukungan media atau akses siswa dalam menambah literatur bacaannya di rumah, dan c. guru belum bisa menciptakan suasana belajar yang mengasyikan melalui pembelajaran inovatif. 2. Mengapa praktik ini penting untuk dibagikan ? Praktik ini penting untuk dibagikan dengan harapan dapat menjadi motivasi bagi diri saya sendiri dalam mengembangkan kemampuan dan mengelola pembelajaran melalui model dan media pembelajaran inovatif, merancang program literasi jangka panjang, serta menjadi solusi atas masalah yang saya hadapi di kelas. Selain itu, bisa menjadi referensi bagi rekan guru lainnya dalam menerapkan pembelajaran yang variatif dan inovatif. 3. Apa yang menjadi peran dan tanggung jawab anda ? Peran guru sebagai fasilitator dalam proses pembelajaran dengan berpusat pada siswa bertanggung jawab memenuhi kebutuhan belajar siswa melalui berbagai strategi dan media pembelajaran yang inovatif. Hal tersebut dilakukan dengan harapan dapat meningkatkan literasi siswa, terutama minat baca siswa. Sebagai guru juga bertanggung jawab meningkatkan kemampuan diri dalam penguasaan metode dan media pembelajaran berbasis teknologi, membuat program literasi di sekolah, dan menjalin komunikasi yang baik dengan siswa. |
|
Tantangan : Apa saja yang menjadi tantangan untuk mencapai tujuan tersebut? Siapa saja yang terlibat,
|
Berdasarkan kajian literatur dan hasil wawancara dalam meningkatkan minat baca siswa pada pembelajaran berbasis teks guru dapat memanfaatkan metode dan media berikut dalam pembelajaran yang lebih menarik, yaitu: 1. Menggunakan media komik atau cerita bergambar pada pembelajaran berbasis teks. 2. Pemanfaatan media sosial sebagai media untuk menarik perhatian siswa lebih giat dalam membaca. 3. Memanfaatkan teknologi dalam menunjang pembelajaran yang lebih menarik. 4. Menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Dari beberapa alternatif solusi yang dipaparkan di atas, maka tantangan untuk mencapai tujuan meningkatkan minat baca siswa pada pembelajaran berbasis teks adalah: 1. Guru memaksimalkan media pembelajaran seperti komik atau cerita bergambar, pemanfataan sosial media, dan teknologi untuk pembelajaran yang lebih menarik. 2. Guru menerapkan model-model pembelajaran inovatif seperti model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Project Based Learning (PjBL), serta model pembelajaran menarik lainnya yang berpusat pada siswa. Kemudian, siapa saja yang terlibat dalam proses ini ? Tentu saja guru, dosen pembimbing, guru pamong, rekan sejawat, siswa, dan orang tua siswa. Kerjasama pihak-pihak yang terlibat di dalamnya sangatlah penting untuk mencapai tujuan pembelajaran tersebut. |
|
Aksi : Langkah-langkah apa yang dilakukan untuk menghadapi tantangan tersebut/ strategi apa yang digunakan/ bagaimana prosesnya, siapa saja yang terlibat / Apa saja sumber daya atau materi yang diperlukan untuk melaksanakan strategi ini
|
1. Langkah-langkah yang harus dilakukan oleh guru untuk menghadapi tantangan tersebut yaitu: a. Guru mempersiapkan diri dengan mengembangkan kemampuan dan keterampilan dalam menggunakan model dan media pembelajaran yang lebih dekat dengan siswa. b. Guru memaksimalkan media pembelajaran seperti komik (cerita bergambar), video, pemanfataan sosial media, dan teknologi untuk pembelajaran yang lebih menarik. c. Guru menerapkan model-model pembelajaran inovatif seperti model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Project Based Learning (PjBL), serta model pembelajaran menarik lainnya yang berpusat pada siswa. 2. Strategi yang di gunakan a. Memilih media dan metode yang sesuai dengan karakteristik siswa, yaitu komik (cerita bergambar) dengan memanfaatkan flatform Webtoon. b. Menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning. c. Menampilkan bahan ajar yang menarik. 3. Proses aksi a. Menggunakan model pembelajaran PBL b. Menggunakan media pembelajaran berbasis IT. c. Menggunakan metode diskusi, tanya jawab, dan presentasi.
4. Pihak yang terlibat 1) Kepala sekolah sebagai pimpinan yang memberikan izin untuk menggunakan fasilitas sekolah dalam melaksankan pembelajaran dan dukungan moril kepada penulis dalam menjalankan aksi ini. 2) Teman sejawat yang memberikan semangat dan bantuan ketika penulis butuhkan. Bahkan, memberikan beberapa saran dan masukan untuk penggunaan alat dan bahan ajar. 3) Dosen pembimbing yang selalu memberikan semangat dan motivasi, serta masukan-masukan dalam perbaikan pembelajaran yang diaksikan, baik itu dari perangkat pembelajaran maupun pengelolaan kelas. 4) Guru pamong banyak membantu dengan saran dan beberapa masukan untuk aksi dan perangkat yang penulis susun dalam pembelajaran ini, sehingga diharapkan ke depannya bisa lebih baik. 5) Teman PPG yang bersedia menjadi tempat berbagi dan saling mendukung dalam segala hal, sehingga aksi dilakukan bisa terlaksana.
5. Sumber daya dan materi yang digunakan a. Fasilitas sekolah di antaranya ruang kelas, proyektor, listrik, dan internet. b. Bahan bacaan (komik) yang diakses secara daring di Webtoon. |
|
Refleksi Hasil dan dampak Bagaimana dampak dari aksi dari Langkah-langkah yang dilakukan? Apakah hasilnya efektif? Atau tidak efektif? Mengapa? Bagaimana respon orang lain terkait dengan strategi yang dilakukan, Apa yang menjadi faktor keberhasilan atau ketidakberhasilan dari strategi yang dilakukan? Apa pembelajaran dari keseluruhan proses tersebut
|
a) Dampak dari aksi dan Langkah-langkah yang dilakukan: 1. Penerapan model pembelajaran PBL dapat meningkatkan kualitas pembelajaran yang berpusat pada peserta didik sehingga keaktifan siswa dalam kegiatan pembelajaran seperti diskusi kelompok, tanya jawab, dan presentasi meningkat. 2. Penggunaan media pembelajaran komik menarik perhatian siswa untuk menyelesaikan tugas dan membaca keseluruhan cerita. 3. Penerapan metode pembelajaran yang bervariatif seperti tanya jawab, diskusi kelompok, presentasi, dan pemberian umpan balik sangat efektif diterapkan dalam pembelajaran. Hal ini menjadikan siswa lebih bergairah dalam mengikuti pembelajaran. b) Bagaimana respon orang lain terkait dengan strategi yang dilakukan? Respon dari siswa terhadap pembelajaran yaitu menarik dan tidak membosankan. Hal ini dapat dilihat antusias siswa mengakses laman webtoon dan menyelesaikan LKPD yang diberikan guru. Siswa dengan cepat memahami materi yang sedang dipelajari. Kegiatan pembelajaran ini mendapat respon baik untuk diterapkan oleh rekan guru yang lain untuk mengatasi rasa malas dan bosan siswa dalam membaca. c) Apa yang menjadi faktor keberhasilan atau ketidakberhasilan dari strategi yang dilakukan? Faktor yang paling berpengaruh dalam keberhasilan pembelajaran ini yaitu pemilihan media yang digunakan guru yang berbasis IT sangat relevan dengan karakter siswa, model pembelajaran yang berpusat pada siswa, serta metode pembelajaran yang bervariatif. Tingkat ketidakberhasilan pembelajaran ini bergantung pada media yang digunakan, sehingga pada penerapannya harus mengikuti ketersediaan internet dan alat pembelajaran pendukung seperti Hp atau laptop. d) Apa pembelajaran dari keseluruhan proses tersebut? Pembelajaran yang bisa diambil dari proses dan seluruh kegiatan yang sudah dilakukan yaitu untuk meningkatkan kualitas pembelajaran guru harus kompeten dalam menggunakan metode pembelajaran yang bervariatif, model pembelajaran yang berpusat pada siswa (PBL), serta menguasai media pembelajaran berbasis IT, terutama yang memang populer di kalangan siswa dan dapat diakses dengan mudah.
|
Comments
Post a Comment